DPD KNPI Sikapi Pernyataan Ketua KPK dan Menkopolhukam Soal Pilkada

LAMPUNGONE.COM, BANDARLAMPUNG- Sebelumnya pada hari Kamis tanggal 06 Agustus 2020 lalu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK-RI) Firli Bahuri melakukan kunjungan ke provinsi Lampung bersama Stakeholder pemerintahan setempat dalam rangka mempertegas dan menyerukan Pilkada Bersih di provinsi Lampung khususnya.

Menurut Firli, pelaksanaan Pilkada bersih sangat penting. Dari pengalaman KPK, Pilkada bagaikan ajang penciptaan koruptor baru karena tak lama setelah terpilih, sejumlah kepala daerah bergantian menjadi tersangka atau terdakwa kasus korupsi.

“Dalam catatan KPK, sejak Pilkada Langsung diterapkan pada 2005, sudah 300 kepala daerah di Indonesia menjadi tersangka kasus korupsi dan 124 di antaranya ditangani KPK. Antara tahun 2016 sampai 2019, telah 5 (lima) kepala daerah di Lampung tertangkap tangan oleh KPK,” kata Firli saat pertemuan pada tanggal 6 Agustus lalu.

Selain Ketua KPK, belum lama ini, Menkopolhukam Mahfud MD juga menyatakan hal serupa. Ia menyatakan bahwa Calon-calon kepala daerah 92 persen dibiayai oleh cukong dan ketika sesudah terpilih, rentan melahirkan korupsi kebijakan,” kata Mahfud. Dikutip melalui media Nasional.

Praktik semacam ini, kata Mahfud, banyak ditemukan pada sistem pemilihan langsung. Sebab para calon membutuhkan dana besar untuk bisa berkampanye di daerah pemilihan.

Hal inilah yang kemudian melahirkan korupsi kebijakan, yang bahayanya melebihi korupsi uang. “Kalau uang bisa dihitung, tapi kalau kebijakan dalam bentuk lisensi pengusaan hutan, lisensi-lisensi penguasan tambang yang sesudah saya periksa itu tumpang-tindih,” cetus Mahfud, dikutip dalam rilisan media fajar.co.id pada Sabtu, 11 September 2020 lalu.

Menyikapi dua pernyataan tersebut, baik dari KPK maupun Menkopolhukam. Ketua DPD KNPI Kota Bandarlampung, Iqbal Ardiansyah, S.Si, M.M, menurutnya apa yang disampaikan oleh kedua pejabat penting Negera itu adalah sebuah sinyal bagi para pelaku pilkada hari ini.

“Itu sinyal, atau lampu kuning lah baik untuk penyelenggara pilkada, kontestan serta orang-orang di sekelilingnya,” kata Iqbal, melalui rilis yang diterima lampungone.com, Selasa(15/09)

Iqbal juga menjelaskan, terkait statmen tersebut, semua pihak tidak boleh mengangap itu biasa, mereka menyampaikan atas nama negara, satu ketua KPK yang satu Menteri, keduanya terlegitimasi oleh hukum dan regulasi negara.

“Mereka berkata atas analisis, data dan informasi serta fakta, maka menurut saya, ini perlu menjadi perhatian dan cacatan khusus bagi pihak-pihak yang berkesinambungan dengan apa yang disampaikan oleh ketua KPK maupun Menkopolhukam itu,” tegas Iqbal.

Terakhir Ketua DPD KNPI Kota Bandarlampung itu mengatakan, menyikapi hal tersebut, maka kita yang ada dibawah hari ini, wajib hukumnya untuk bersama-sama melihat, menilai, dan bergerak guna memastikan bahwa Pilkada berjalan dengan baik dan tanpa ada kecacatan baik hukum dan etik.

“Dan KNPI Kota sudah mengawali itu, sejak sebelum tersiar bakal calon, kita sudah pantau itu dari jauh-jauh hari, maka munculah Tagline (Selamatkan Pemuda Dengan Pilkada Bersih) itu, serta pembentukan posko-posko Pengaduan tindak pidana pemilu di setiap kecamatan dan kelurahan yang di kawal oleh Pengurus Kecamatan setempat, bahkan kita sudah membangun sinergitas bersama Bawaslu perihal pengawalan KNPI di pilkada kota,” papar Iqbal. (*)

 

Editor: M.Roni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gunung Alib Lakukan Penyemprotan Disinfektan Tempat Ibadah dan SPBU

Sel Sep 15 , 2020
LAMPUNGONE.COM, TANGGAMUS- Dengan bertambahnya kasus baru terdampak Covid-19 di Tanggamus, camat Gunung Alib bersama pegawai kecamatan dan kepala pekon serta warga, adakan penyemprotan di masjid dan mushola serta SPBU yang ada di kecamatan Gunung Alib, kabupaten Tanggamus Selasa (15/9). Camat Gunung Alib Sutoto mengatakan, saat ini Tanggamus berada di zona […]

Lampung One

www.lampungone.com Adalah Portal Berita Resmi Media Lampung One, sebagai media yang berimbang dan terpercaya dalam menyajikan kintonten berita diantaranya Pendidikan, Hukum, Politik, Sosial, Daerah, Nasional, Olahraga

Pemimpin Redaksi
(Penanggung Jawab) :
Munzir, SE

Pemimpin Perusahaan :
Devri Partindo MR, ST

Dewan Redaksi Media Group :
– Mega Utama, SE,
– Usman Mursyid. S. Ag,
– Ganjar Slamet, SE., MM.

Redaktur :
Erwin Maulidra Zulhidha.

Bandar Lampung :
– Raden Dwi W. P
– Susiana
– Devri Partindo MR, ST

Pesawaran:
– Enal Prabu
– Roni

Pringsewu:
– Madin A. Syaif (Kepala Biro),

Tanggamus :
– Plt. Munzir, SE (Kepala Biro)
– Yudi Hendrawan
– Sukardi,
– Fabdillah Holistiani,
– Umroh

Lampung Timur :
– Yandri

Lampung Utara :
– Heri Setiawan
– Danang

Tulang Bawang :
– Yuliadi
– Roy sanjaya

Tulang Bawang Barat :
– Mirhan

Lampung Barat :
– Riki

Pesisir Barat :
– Indra Kesuma